Tingkatkan SDM, KemenKopUKM Magangkan Pengurus Koperasi Serat Alam NTT ke Madura

October 29, 2022

BANGKALAN-MADURA, govnews-idn.com – Untuk meningkatkan kualitas SDM pengurus dan anggota koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menggulirkan program pemagangan bidang serat alam di NTT tepatnya di Rumah Serat Daun Agel di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

“Kami berupaya meningkatkan keterampilan anggota untuk pengolahan serat alam menjadi barang bernilai ekspor melalui pemagangan di Lembaga Pengolahan Serat Alam Daun Agel Bangkalan,” kata Asisten Deputi Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Nasrun Siagian, Jumat (28/10/2022).

Ketiga koperasi dari NTT tersebut adalah Koperasi Cinta Setia (Kabupaten Ngada), Koperasi Jasa Tanaoba Lais Manekat Indonesia (Kota Kupang) dan Koperasi Produsen Kasih Sejahtera Utama (Kota Kupang). “Provinsi NTT kaya akan bahan baku serat alam, jumlahnya melimpah dan beragam,” kata Nasrun.

Selain sektor pangan, pariwisata dan kerajinan tangan juga menjadi bagian yang disasar KemenKopUKM untuk diintervensi melalui program pelatihan, pendampingan, hingga magang.

“Koperasi yang bergerak di bidang kerajinan berbahan baku serat alam, sangat prospektif untuk pasar luar negeri. Pasarnya masih bagus dan Daun Agel siap menampung hasil produk koperasi peserta magang,” ujar Nasrun.

Dia berharap, melalui magang diharapkan terjadi transformasi pengetahuan dan inovasi baru yang dapat ditumbuhkembangkan koperasi di daerahnya. “Pelatihan ini menjadi bagian dari transformasi koperasi biasa menjadi koperasi modern.”

Melibatkan Masyarakat

Menurut Nasrun, koperasi harus tampil mengagregasi produk-produk anggota dan buyer atau offtakernya. Artinya, dengan offtaker yang sudah tersedia, koperasi dapat melibatkan masyarakat lebih banyak lagi agar aktif memproduksi kerajinan dari bahan serat alam.

“Dengan seperti itu, muaranya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat di NTT. Ini menjadi alternatif solusi bagi masyarakat anggota koperasi di Ngada atau Kota Kupang,” lanjut Nasrun.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bangkalan Iskandar Ahadiyat menjelaskan sekilas tentang Lembaga Daun Agel yang berdiri pada 2008 di Bangkalan, Madura.

Bidangnya adalah produksi kerajinan tangan dengan bahan baku dari serat daun palem (Agel). Di sana, produk dirajut menjadi tas, topi, dompet, karpet dan sebagainya. “Kerajinan berbahan baku Daun Agel sudah merambah ke pasar Internasional. Salah satunya di Negeri Sakura Jepang,” tutur Iskandar.

Dia pun berharap koperasi sudah harus menerapkan tata kelola koperasi yang baik (Good Cooperative Governance/GCG). Oleh karena itu, para peserta magang dimintanya bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini.

Sehingga, ilmu dan praketeknya menjadi bekal setelah kembali menjalani aktivitas usaha koperasi sehari-hari. “Kunci kesuksesan koperasi yaitu pengurus harus fokus, amanah dan istiqomah,” urai Iskandar.

MULIA GINTING – ERWIN TAMBUNAN

“Ini menjadi alternatif solusi bagi masyarakat anggota koperasi di Ngada atau Kota Kupang,” lanjut Nasrun.

RELATED POSTS