Pemkab Sinjai Jemput Warganya yang Dideportasi Malaysia

April 9, 2022

SINJAI, govnews-idn.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, Sulawesi Selatan, melalui Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) menjemput delapan warga Sinjai yang baru saja dideportasi dari Malaysia.

Delapan warga Sinjai yang termasuk dalam kategori pekerja imigran ini dijemput di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare setelah tiba Jumat (8/4/2022) pagi.

Dilansir akun @sinjaikab, Kepala Bidang Tenaga Kerja, Diskopnaker Sinjai, Lukman, mengatakan delapan warga Sinjai yang dideportasi dari Negeri Jiran itu karena masalah kelengkapan dokumen.

“Ada 101 pekerja migran yang dideportasi dari Malaysia, delapan di antaranya warga kita. Sudah tiba tadi sore di Sinjai,” kata Lukman usai ikut menjemput pekerja migran ini.

Pekerja migran tersebut berasal dari satu kelurahan dan lima desa di Kabupaten Sinjai, seperti Desa Barania 1 orang, Kelurahan Samataring (1 orang), Desa Biroro (2 orang) dan Desa Pattalassang, Desa Lamatti Riaja masing-masing satu orang. “Ada satu perempuan dari delapan  warga Sinjai yang dideportasi. Mereka berasal dari empat kecamatan yakni Bulupoddo, Sinjai Tengah, Sinjai Barat dan Sinjai Timur,” tambahnya.

Terpisah salah seorang pekerja migran asal Desa Barania inisial AA mengaku dideportasi karena tidak punya kelengkapan dokumen saat menjadi buruh kelapa sawit di Malaysia. Begitupun dengan 7 orang lainnya. “Kami datang tanpa kelengkapan berkas. Pada saat petugas imigrasi datang ke tempat kami bekerja di Tawau Malaysia dan kami kena tangkap. Akhirnya dipulangkan,” jelasnya.

IMS

 

Pekerja asal Sinjai yang dideportasi Malaysia dijemput Diskopnaker. Foto: @sinjaikab.

RELATED POSTS